Beranda » My Story » My pregnancy » Shopping Nakes

Shopping Nakes

Seharusnya tulisan ini judulnya “kencan dengan dokter #8” tapi karena satu dan lain hal, sampai minggu ke-30 ini saya belum ke dokter lagi. Padahal kalau nurut paspor ibu yang saya dapat dari klinik HOHC, seharusnya saya sudah kontrol 2 minggu sekali untuk memantau perkembangan baby.

Memasuki bulan ketujuh (28w) kehamilan, saya sudah mulai mempersiapkan birth plan untuk baby. Sesuai permintaan papa, saya akan melahirkan di Solo. Tapi waktu cuti saya kan terbatas dan saya ingin lebih banyak waktu saya untuk babymoon, makanya saya rencanakan cuti mulai 2minggu sebelum HPL. Setiap telepon, Mama selalu merekomendasikan dsog-dsog di Solo disertai dengan cerita pengalaman kelahiran kenalan/ teman mama. Tapi sejak saya belajar tentang gentle birth, saya punya keinginan untuk melahirkan dibantu bidan saja. Selain bidan pasti lebih sabar, saya dapat cerita dari teman dekat di Solo yang baru melahirkan. Jadi usia kehamilannya sudah 41w (HPL+7), kontrol kedokter langsung ditanya mau induksi atau cesar. Dengan penjelasan sang dokter yang menyatakan jika induksi sekian jam tidak berhasil maka akan dilakukan bedah cesar juga, akhirnya teman saya memutuskan untuk langsung cesar karena menurutnya sama saja, hasil akhirnya akan cesar-cesar juga. Yah memang tidak semua dokter seperti itu, tapi kembali ke keterbatasan waktu yang saya punya untuk shopping nakes di Solo, saya mulai merayu mama untuk mengijinkan saya melahirkan di Bidan Kita dengan Bidan Yesie di Klaten dengan water birth. Awalnya seperti ibu lain, mama juga bilang ga usah aneh-aneh, yang normal saja, dideket rumah aja ada dokter bagus kok (jarak rumah mama ke Bidan Kita kurang lebih 2 jam perjalanan). Huft, baiklah..saya sudahi telpon saat itu, daripada malah saya stress. Setelah itu, saya giat mengumpulkan cerita-cerita persalinan dengan water birth dan cerita-cerita melahirkan yang dibantu bidan Yesie. Maksudnya untuk merayu mama😀. Saat tujuh bulanan di Solo, saya niatkan untuk ketemu Bu Yesie walaupun diijinkan atau tidak. Tapi alhamdulilah, waktu saya minta ijin mau ke Klaten, mama langsung mengijikan.

Setelah ketemu Bu yesie bukan berarti shopping nakes saya selesai. Karena melahirkan itu ga tau kapan terjadinya, maka saya juga harus persiapkan nakes di Jakarta untuk membantu kelahiran baby. Saya tanya ke Mba Evariny, saya cari di GBUS, saya cari di blog-blog tentang water-gentle birth. Alhamdulilah saya dapat 2 bidan. Ada Mba Yulie (@yuliemecanik) di Tambun dan Mba Erie di Citayam. Karena pertimbangan transportasi, saya ke Mba Erie di Citayam karena lebih mudah dijangkau kendaraan umum. Saya ke Citayam hari Sabtu saat ada ANC & yoga. Banyak juga yang ikut yoga, ada 7 orang bumil termasuk saya yang yoga hari itu. Alahmdulilah saya juga langsung “klik” dengan Mba Erie, saya suka caranya menyapa baby diperut, saya suka caranya membalas whatsapp saya, saya suka cerita-ceritanya tentang proses kelahiran. Semua bikin saya nyaman dengan Mba Erie.

Sepertinya untuk nakes saya sudah siap baik di Solo maupun di Jakarta, tinggal persiapkan mental dan tubuh saya agar persalinan impian saya yang nyaman, lancar dan water birth dapat terwujud.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s