Beranda » Uncategorized » Cerita Janin

Cerita Janin

Cerita ini saya peroleh dari mba Evariny saat pelatihan hypnobirthing kemarin. Saat materi tentang proses persalinan – melahirkan, Mba Eva bercerita tentang seorang ibu hamil yang sangat takut akan natural childbirth. Mungkin karena cerita – cerita pengalaman yang si ibu ini dengar sebelumnya kalau melahirkan itu sakit.

Karena cerita – cerita itu sudah terekam demikian sempurna dialam bawah sadarnya, maka si ibu ini tidak berniat sama sekali untuk melahirkan secara normal. Sejak awal ia memang sudah berencana untuk operasi cesar dimana ia tidak lagi merasakan kontraksi yang “katanya” sakitnya luar biasa. Setiap ada yang bertanya tentang pilihan melahirkan, ia pasti akan menjawab melahirkan dengan cesar. Ia juga sudah merencanakan akan operasi di RS mana, dengan dsog siapa, tanggal dan waktunya juga sudah dipastikan.

Namun ia lupa kalau janin yang ada didalam rahimnya adalah seorang calon manusia yang sudah mempunyai nyawa dan kemauan. Janin ini mengerti ketakutan, kepanikan dan segala apa yang dirasakan ibunya. Tapi ia sendiri juga memiliki kemauan lain dimana ia ingin lahir kedunia dengan normal dan alami. Beberapa hari sebelum tanggal pilihan ibunya, ia sudah mendesak mulut rahim membukakan jalan untuk ia lahir. Hebatnya, setiap bukaan mulut rahim yang biasanya ditandatandai dengan kontraksi tidak dirasakan ibunya sama sekali. Hingga bukaan nyaris lengkap si ibu baru merasakan rasa sakit kontraksi. Sakit ini sebenarnya hanya tanda/ sinyal dari si janin untuk meminta ibunya mengejan agar ia bisa melihat dunia.

Tapi ternyata si ibu tetap menolak untuk melanjutkan proses alami yang hanya kurang sedikit. Setiba dirumah sakit dan diberitahu bahwa bayinya akan lahir, si ibu langsung meminta tindakan cesar saat itu juga. Ya akhirnya si bayi memang lahir selamat kedunia dan ibunya juga selamat dari rasa takutnya.

—-

Dan saya sudah mewek mengingat sembari menulis cerita ini. T___T

Saya bayangkan kalau saya jadi janin yang ada dirahim ibu tersebut, mungkin yang ia katakan adalah “oke, kalau ibu ga mau merasa sakit, aku aja yang mencari jalan lahir sendiri. Tapi aku tetap butuh ibu mengejan biar aku bisa lahir, sakit sedikit ya buuu”.

Jujur, saya pernah mengalami ketakutan itu. Alhamdulilah sekarang saya sudah lebih siap, lebih memahami apa yang dimaui si baby kecuil ini🙂. Semoga saya bisa memberikan yang terbaik sejak pertama kali ia melihat dunia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s